Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Adam Maulana Soroti Tingginya SiLPA, Gerindra Minta Perencanaan Belanja Pegawai Dievaluasi

badge-check


					Adam Maulana Soroti Tingginya SiLPA, Gerindra Minta Perencanaan Belanja Pegawai Dievaluasi Perbesar

PATI, umbara.co.id – Tingginya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) pada APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2025 menjadi perhatian Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Pati. Fraksi tersebut menilai salah satu penyebabnya adalah belum optimalnya perencanaan belanja pegawai.

Hal itu disampaikan Adam Maulana, Anggota DPRD Pati dari Fraksi Gerindra, saat membacakan pandangan akhir fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD.

Adam mengatakan, perencanaan belanja pegawai harus disusun lebih cermat agar alokasi anggaran sesuai dengan kebutuhan riil pemerintah daerah dan tidak menimbulkan sisa anggaran yang besar di akhir tahun.

“Perencanaan merupakan fondasi utama dalam pengelolaan APBD. Ketika perhitungannya kurang tepat, dampaknya akan terlihat pada rendahnya penyerapan anggaran dan tingginya SiLPA. Karena itu, kami meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi secara menyeluruh,” katanya.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya menyangkut belanja pegawai, tetapi juga seluruh proses mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program agar lebih akurat, terukur, dan efektif.

Adam menilai APBD harus mampu menjadi instrumen pembangunan yang benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, sehingga setiap anggaran yang telah disahkan dapat direalisasikan secara optimal.

“Kami berharap pemerintah daerah memperkuat kualitas perencanaan dan koordinasi antarperangkat daerah. Dengan begitu, pelaksanaan APBD ke depan akan lebih efisien, penyerapan anggaran meningkat, dan manfaat pembangunan semakin dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Meski memberikan catatan tersebut, Fraksi Gerindra tetap menerima Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2025 untuk diproses sesuai tahapan dan mekanisme yang berlaku di DPRD.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial