Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Anggaran Mengikat Dominasi SiLPA Pati, Hanya Rp113 Miliar Bisa Dialokasikan untuk Pembangunan

badge-check


					Anggaran Mengikat Dominasi SiLPA Pati, Hanya Rp113 Miliar Bisa Dialokasikan untuk Pembangunan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Di balik angka besar Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Kabupaten Pati tahun 2024 yang mencapai Rp263 miliar, ternyata sebagian besar dana tersebut tidak serta-merta bisa digunakan untuk kebutuhan baru di tahun anggaran berikutnya.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin. Ia menuturkan bahwa mayoritas dari angka tersebut merupakan dana yang bersifat mengikat.

“Misalnya, SiLPA dari rumah sakit atau dari kegiatan yang dananya sudah dialokasikan sebelumnya. Karena sifatnya mengikat, ya tentu tidak bisa dialihkan seenaknya,” ujar Ali dalam keterangan usai rapat bersama eksekutif.

Menurutnya, anggaran yang masuk kategori mengikat itu harus dikembalikan kepada pihak-pihak yang sebelumnya sudah menerima alokasi, seperti rumah sakit dan sejumlah instansi teknis lainnya.

“Dana-dana itu ya otomatis dikembalikan ke tempat semula, tidak bisa digunakan untuk hal lain,” tambahnya.

Namun begitu, masih ada ruang fiskal yang bisa dimanfaatkan. Ali menyebutkan, sekitar Rp113 miliar dari total SiLPA dapat digunakan untuk menunjang kegiatan pembangunan dalam Rancangan APBD Kabupaten Pati Tahun 2025.

“Adapun sisa dana yang bisa dialihkan atau dimanfaatkan untuk pembangunan, itu sekitar Rp113 miliar,” jelasnya.

Nilai tersebut menjadi harapan baru untuk mendukung berbagai program prioritas daerah yang menyasar langsung kepentingan masyarakat.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial