Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Berita

Bupati Pati Sudewo Diperiksa Pansus Hak Angket Terkait Mutasi Jabatan Hingga Honorer RSUD RAA Soewondo

badge-check


					Bupati Pati Sudewo Diperiksa Pansus Hak Angket Terkait Mutasi Jabatan Hingga Honorer RSUD RAA Soewondo Perbesar

Pati — Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Pati memanggil Bupati Pati, Sudewo, untuk memberikan keterangan terkait berbagai kebijakan pemerintahannya. Pemanggilan ini berlangsung pada Kamis (2/10/2025) dan berlangsung kurang lebih tiga jam.

Dalam pemeriksaan tersebut, Sudewo dicecar sejumlah pertanyaan dari anggota pansus, mulai dari kebijakan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga proses seleksi tenaga honorer di RSUD RAA Soewondo Pati.

Ketua Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan kehadiran bupati menjadi bagian penting dalam pendalaman pansus.

“Dari jam 10 sampai jam 1 lebih, kita menerima keterangan Pak Bupati. Semua kita catat sebagai bagian dari catatan pansus, sama seperti keterangan pihak-pihak sebelumnya,” ujarnya.

Meski begitu, Bandang menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat menarik kesimpulan dari pemeriksaan tersebut.

“Kami tidak dalam posisi menilai memuaskan atau tidak. Kesimpulan akan kita bahas di rapat internal pansus. Jika nanti dirasa masih perlu, bupati bisa dipanggil kembali,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, seluruh keterangan dari saksi maupun bupati akan dicocokkan kembali.

“Masyarakat maupun media bisa menilai sendiri bagaimana pendalaman ini. Kita akan cross-check semua keterangan,” imbuhnya.

Bupati Pati Sudewo mengatakan kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terhadap proses pansus sekaligus kesempatan untuk memberikan klarifikasi. Ia menilai apa yang dilakukan DPRD adalah bagian dari kontrol yang baik terhadap jalannya pemerintahan daerah.

“Apa yang diniatkan pansus itu adalah baik, untuk introspeksi kepada saya, untuk perbaikan ke depan,” ungkap Sudewo.

Ia menambahkan bahwa seluruh kebijakan yang diambilnya selama ini ditujukan demi kepentingan masyarakat Pati.

“InsyaAllah apa yang saya lakukan adalah yang terbaik untuk rakyat Kabupaten Pati. Mohon doa dan dukungan supaya pembangunan berjalan lancar dan semakin maju,” ujarnya.

Sudewo juga menanggapi keberadaan pendukung yang ikut mengawal jalannya pemeriksaan. Menurutnya, hal tersebut merupakan bentuk simpati masyarakat.

“Itu karena rasa simpatik kepada kami. Mereka ingin melihat dan menyaksikan secara langsung,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pemerintahannya selalu membuka ruang dialog dengan masyarakat.

“Kami terbuka untuk siapa pun. Sudah ada audiensi dengan peternak ayam petelur, petani tembakau, dan lainnya. Semua bisa terbuka,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial