Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Berita

Cegah Pungli, Suhartini Minta Warga Tak Takut Tolak Permintaan Fee Bantuan

badge-check


					Cegah Pungli, Suhartini Minta Warga Tak Takut Tolak Permintaan Fee Bantuan Perbesar

Pati, umbara.co.id – Ada yang berbeda saat penyaluran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Kecamatan Gembong dan Kelurahan Pati Lor baru-baru ini. Bukan hanya memberikan bantuan kepada 52 warga penerima, Anggota DPRD Kabupaten Pati Komisi D, Dra. Hj. Suhartini, juga menyampaikan pesan penting yang menyentuh langsung persoalan lapangan: pungutan liar.

Dengan nada serius, Suhartini mengimbau para penerima agar tidak takut menolak jika ada oknum yang meminta “jatah” saat pencairan bantuan.

“Saya berpesan, kalau nanti pencairan ada yang ngaku-ngaku minta fee, tolong jangan dikasih. Itu bantuan murni, tidak ada potongan,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan penyerahan bantuan.

Politisi dari PDI Perjuangan ini bahkan meminta warga untuk langsung menghubunginya jika menemui kejadian semacam itu. Ia menegaskan, penerima bantuan tidak akan dipaksa memberikan apa pun kepada oknum manapun.

“Kalau masih ada yang nakal, telepon saya langsung. Jangan sampai masyarakat yang jadi korban,” tegasnya.

Imbauan ini disampaikan bukan tanpa alasan. Suhartini mengaku masih menerima laporan adanya oknum yang mencoba memanfaatkan momen pencairan bantuan untuk kepentingan pribadi. Ia pun tak ingin hal ini mencoreng niat baik dari program yang bertujuan meringankan beban masyarakat.

Dengan komitmen penuh, Suhartini berharap penyaluran DBHCHT bisa berjalan bersih, transparan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial