Menu ✖

Mode Gelap
Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB) Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja Wakil Ketua DPRD Dorong Investasi Rp12,6 Triliun Perkuat Infrastruktur Penunjang Ekonomi Pati

Berita

Endah Sri Wahyuningati Soroti Pentingnya Kesiapan Pengelola Dapur Makan Bergizi di Pati

badge-check


					Endah Sri Wahyuningati Soroti Pentingnya Kesiapan Pengelola Dapur Makan Bergizi di Pati Perbesar

Pati, umbara.co.id – Program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati. Politisi Komisi D yang akrab disapa Ning ini menyoroti langsung proses pelatihan para pengelola dapur yang saat ini sedang berlangsung di Dinas Kesehatan Kabupaten Pati.

Menurut Ning, program nasional ini harus dijalankan sesuai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Bukan sekadar soal dapur dan makanan, tetapi menyangkut kesehatan dan keselamatan para siswa penerima manfaat.

“Harus benar-benar sesuai ketentuan teknis yang sudah ditetapkan. Karena ini menyangkut makanan yang diolah cepat dan harus disajikan dengan benar,” ujarnya saat ditemui usai acara.

Ning mengingatkan, jangan sampai ada kelalaian yang bisa menimbulkan risiko kesehatan. Apalagi makanan yang disajikan langsung dikonsumsi oleh anak-anak sekolah yang menjadi target program.

“Kalau sampai ada keterlambatan atau kesalahan dalam pengolahan, bisa berdampak besar. Ini soal kesehatan, jadi tidak bisa dianggap remeh,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) yang saat ini dijalankan benar-benar dimanfaatkan dengan maksimal oleh para calon pengelola dapur.

“Ini bukan formalitas. Bimtek harus betul-betul dipahami dan dijalankan. Karena setelah dapur mulai beroperasi, tidak boleh ada kesalahan,” lanjutnya.

Ning menambahkan, semua tahapan dan persyaratan sebelum dapur bisa mulai memasak dan menyalurkan makanan harus dipenuhi sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kalau memang ada syarat yang belum lengkap, jangan dipaksakan. Semua harus sesuai SOP, demi kebaikan bersama,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

1 Oktober 2026 - 15:25 WIB

Menata Ulang Koperasi Desa: Antara Ambisi Negara dan Kedaulatan Rakyat

30 September 2026 - 21:12 WIB

KPU KABUPATEN PESAWARAN GELAR RAPAT PLENO TERBUKA REKAPITULASI DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN (PDPB)

30 September 2026 - 19:53 WIB

Investasi Masuk Pati, DPRD Tekankan Penguatan Kompetensi Tenaga Kerja

30 September 2026 - 15:51 WIB

Trending di Advertorial