Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Berita

Endah Sri Wahyuningati Soroti Pentingnya Kesiapan Pengelola Dapur Makan Bergizi di Pati

badge-check


					Endah Sri Wahyuningati Soroti Pentingnya Kesiapan Pengelola Dapur Makan Bergizi di Pati Perbesar

Pati, umbara.co.id – Program Makan Bergizi Gratis dari pemerintah pusat mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati. Politisi Komisi D yang akrab disapa Ning ini menyoroti langsung proses pelatihan para pengelola dapur yang saat ini sedang berlangsung di Dinas Kesehatan Kabupaten Pati.

Menurut Ning, program nasional ini harus dijalankan sesuai aturan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat. Bukan sekadar soal dapur dan makanan, tetapi menyangkut kesehatan dan keselamatan para siswa penerima manfaat.

“Harus benar-benar sesuai ketentuan teknis yang sudah ditetapkan. Karena ini menyangkut makanan yang diolah cepat dan harus disajikan dengan benar,” ujarnya saat ditemui usai acara.

Ning mengingatkan, jangan sampai ada kelalaian yang bisa menimbulkan risiko kesehatan. Apalagi makanan yang disajikan langsung dikonsumsi oleh anak-anak sekolah yang menjadi target program.

“Kalau sampai ada keterlambatan atau kesalahan dalam pengolahan, bisa berdampak besar. Ini soal kesehatan, jadi tidak bisa dianggap remeh,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pelatihan atau bimbingan teknis (bimtek) yang saat ini dijalankan benar-benar dimanfaatkan dengan maksimal oleh para calon pengelola dapur.

“Ini bukan formalitas. Bimtek harus betul-betul dipahami dan dijalankan. Karena setelah dapur mulai beroperasi, tidak boleh ada kesalahan,” lanjutnya.

Ning menambahkan, semua tahapan dan persyaratan sebelum dapur bisa mulai memasak dan menyalurkan makanan harus dipenuhi sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kalau memang ada syarat yang belum lengkap, jangan dipaksakan. Semua harus sesuai SOP, demi kebaikan bersama,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial