Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Fraksi PKS Setuju Raperda APBD Pati 2024, Tapi Ingatkan: Serapan Anggaran Bukan Segalanya

badge-check


					Fraksi PKS Setuju Raperda APBD Pati 2024, Tapi Ingatkan: Serapan Anggaran Bukan Segalanya Perbesar

PATI, umbara.co.id – Persetujuan diberikan, tapi evaluasi tetap jadi catatan penting. Itulah pesan yang disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Pati, Narso, saat membacakan pendapat akhir fraksinya terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Dalam rapat paripurna yang digelar belum lama ini, Fraksi PKS menyatakan sepakat agar raperda tersebut segera disahkan menjadi Perda. Persetujuan itu diberikan setelah melalui serangkaian pertimbangan, termasuk mencermati tanggapan eksekutif atas pandangan fraksi-fraksi, serta hasil pembahasan mendalam di tingkat komisi.

“Kami pada prinsipnya menerima dan menyetujui Raperda ini untuk disahkan menjadi Perda,” ujar Narso. Namun, dia menegaskan bahwa catatan dari seluruh fraksi DPRD harus menjadi bagian penting yang tak boleh diabaikan.

Tak berhenti di situ, Fraksi PKS juga menyoroti pentingnya melihat pelaksanaan anggaran secara lebih dalam. Bagi PKS, keberhasilan tidak cukup diukur dari angka serapan anggaran yang tinggi semata. Justru yang lebih utama adalah seberapa besar dampaknya bagi masyarakat.

“Mutu pelayanan publik yang meningkat, program pembangunan yang tepat sasaran, dan kenaikan indeks kesejahteraan masyarakat, inilah tolok ukur yang sesungguhnya,” tambah Narso.

Fraksi PKS berharap, melalui raperda ini dan dengan berbagai catatan evaluatif yang ada, tata kelola pemerintahan Kabupaten Pati dapat terus diperbaiki ke depan. Mereka ingin agar proses perencanaan hingga pelaksanaan anggaran bisa lebih bermakna dan menyentuh kebutuhan nyata rakyat.

“Demikian pendapat akhir kami. Semoga menjadi dorongan untuk bersama-sama membenahi dan memperkuat arah pembangunan Kabupaten Pati yang lebih berkualitas dan berkeadilan,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial