Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Harga Ketela Anjlok, Petani Pati Mulai Beralih ke Tebu

badge-check


					Harga Ketela Anjlok, Petani Pati Mulai Beralih ke Tebu Perbesar

PATI, umbara.co.id – Perubahan pola tanam mulai terlihat di sejumlah wilayah Kabupaten Pati. Petani ketela di Kecamatan Cluwak, Tayu, dan Margoyoso kini beralih menanam tebu setelah harga ketela sempat mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pati, Muslihan, menilai langkah tersebut sebagai respons rasional petani dalam menghadapi tekanan ekonomi. Menurutnya, fluktuasi harga komoditas sangat memengaruhi keputusan petani dalam menentukan jenis tanaman yang dibudidayakan.

“Ketika harga ketela turun drastis, wajar jika petani mencari alternatif. Tebu saat ini dianggap lebih aman dari sisi harga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kondisi pasar yang tidak stabil membuat petani harus cepat beradaptasi agar tetap mendapatkan keuntungan. Pergeseran ke tanaman tebu dinilai sebagai pilihan yang saat ini lebih menjanjikan secara ekonomi.

Meski demikian, Muslihan mengingatkan bahwa fenomena tersebut perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Jika tidak dikelola dengan baik, peralihan besar-besaran dikhawatirkan dapat berdampak pada sektor lain, khususnya ketersediaan bahan baku berbasis ketela.

“Kalau tidak segera diantisipasi, bisa berdampak pada ketersediaan bahan baku industri berbasis ketela,” tegasnya.

Ia pun mendorong adanya kebijakan yang mampu menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, sehingga petani tidak terus-menerus dihadapkan pada ketidakpastian pasar.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial