Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Ketua Komisi B DPRD Pati Dorong Kelapa Kopyor Tembus Pasar Nasional

badge-check


					Ketua Komisi B DPRD Pati Dorong Kelapa Kopyor Tembus Pasar Nasional Perbesar

PATI – Potensi kelapa kopyor Kabupaten Pati dinilai layak untuk dipasarkan lebih luas hingga tingkat nasional. Dengan kualitas yang sudah dikenal masyarakat dan permintaan yang terus meningkat, komoditas tersebut diyakini mampu menjadi salah satu produk unggulan daerah yang memiliki daya saing tinggi.

Ketua Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PPP, Muslihan, mengatakan pengembangan kelapa kopyor tidak boleh berhenti pada peningkatan produksi semata. Pemerintah daerah juga perlu memperkuat promosi dan akses pemasaran agar nilai ekonomi yang diterima petani semakin besar.

“Kelapa kopyor Pati memiliki kualitas yang tidak kalah dengan daerah lain. Yang perlu diperkuat sekarang adalah branding dan pemasaran agar produk ini semakin dikenal secara luas,” katanya.

Menurut Muslihan, kelapa kopyor memiliki peluang besar untuk menjadi identitas produk unggulan Kabupaten Pati. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha untuk membangun rantai usaha yang kuat.

Ia menilai pengembangan komoditas tersebut juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah karena melibatkan banyak sektor, mulai dari pertanian, perdagangan, hingga industri pengolahan.

“Kalau dikelola secara serius, kelapa kopyor tidak hanya menguntungkan petani, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.

Muslihan berharap pemerintah daerah mulai menyusun langkah strategis untuk memperluas pasar kelapa kopyor, termasuk melalui pameran produk unggulan, promosi digital, hingga kerja sama dengan pelaku usaha di luar daerah.

“Jangan sampai kita memiliki komoditas unggulan yang besar, tetapi belum mampu dimaksimalkan. Kelapa kopyor harus menjadi kebanggaan sekaligus kekuatan ekonomi baru bagi Kabupaten Pati,” tegasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial