Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Komisi A DPRD Pati Soroti Kesejahteraan PPPK Paruh Waktu, Minta Pemkab Lebih Perhatikan Tenaga Pendidikan

badge-check


					Komisi A DPRD Pati Soroti Kesejahteraan PPPK Paruh Waktu, Minta Pemkab Lebih Perhatikan Tenaga Pendidikan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Kastomo, menyoroti masih perlunya peningkatan kesejahteraan bagi tenaga pendidikan berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Meski pemerintah telah melakukan pengangkatan PPPK pada tahun 2025, namun perhatian terhadap aspek kesejahteraan dinilai belum maksimal.

Kastomo mengapresiasi langkah pemerintah dalam memberikan kepastian status bagi guru honorer melalui skema PPPK. Namun, ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut harus diiringi dengan jaminan kesejahteraan yang layak, terutama bagi PPPK paruh waktu yang memiliki peran penting dalam proses pendidikan.

“Pengangkatan PPPK ini sudah langkah maju, tapi jangan berhenti di status saja. Kesejahteraan, terutama bagi PPPK paruh waktu, harus benar-benar diperhatikan agar mereka bisa bekerja secara optimal,” ujar Kastomo.

Ia menilai, tanpa dukungan kesejahteraan yang memadai, sulit bagi tenaga pendidik untuk memberikan kinerja terbaiknya. Padahal, kualitas sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kualitas tenaga pendidiknya.

“Kita tidak bisa menuntut kualitas pendidikan yang baik kalau kesejahteraan gurunya belum terpenuhi. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tegasnya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi A DPRD Pati akan mendorong pemerintah daerah untuk menyusun kebijakan yang lebih berpihak kepada tenaga pendidikan, termasuk dalam hal penganggaran dan regulasi terkait PPPK.

“Kami di Komisi A akan mengawal agar kebijakan kepegawaian, khususnya untuk PPPK, benar-benar adil dan berkelanjutan. Jangan sampai ada kesenjangan yang justru menimbulkan persoalan baru di lapangan,” lanjutnya.

Kastomo berharap, ke depan Pemkab Pati dapat menghadirkan kebijakan yang tidak hanya memberikan kepastian status, tetapi juga menjamin kesejahteraan tenaga pendidikan sebagai ujung tombak pembangunan sumber daya manusia.

“Guru adalah pilar utama pendidikan. Kalau mereka sejahtera, maka kualitas pendidikan kita juga akan ikut meningkat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial