PATI, umbara.co.id – Rencana renovasi taman di Kabupaten Pati dinilai perlu dikaji ulang agar pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan kondisi keuangan daerah. Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi NasDem, Didin Syafrudin, meminta pemerintah tidak terburu-buru merealisasikan proyek tersebut sebelum dilakukan evaluasi secara menyeluruh.
Menurut Didin, setiap pembangunan harus mempertimbangkan skala prioritas serta kemampuan fiskal daerah. Dengan begitu, anggaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran.
“Kalau memang ada rencana renovasi taman, saya kira perlu dievaluasi kembali. Kita harus melihat apakah saat ini memang menjadi kebutuhan yang paling mendesak atau masih ada program lain yang lebih prioritas,” ujarnya.
Ia menilai ruang terbuka hijau tetap memiliki manfaat bagi masyarakat, baik sebagai tempat beraktivitas maupun memperindah wajah kota. Namun, proses perencanaannya harus disesuaikan dengan kondisi APBD agar tidak membebani keuangan daerah.
Didin mengatakan evaluasi juga penting untuk memastikan konsep penataan taman benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan sekadar mempercantik kawasan.
“Kita ingin setiap pembangunan memiliki dampak yang jelas. Jangan sampai anggaran besar dikeluarkan, tetapi manfaat yang dirasakan masyarakat belum maksimal,” katanya.
Selain mempertimbangkan aspek anggaran, ia meminta pemerintah daerah melibatkan DPRD sejak tahap perencanaan agar proses pengambilan kebijakan berjalan lebih transparan.
“Komunikasi antara eksekutif dan legislatif harus diperkuat. Dengan duduk bersama sejak awal, kita bisa menentukan mana program yang harus didahulukan sesuai kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Didin berharap hasil evaluasi nantinya menjadi dasar dalam menentukan waktu yang tepat untuk merealisasikan renovasi taman, sehingga pembangunan berjalan efektif tanpa mengesampingkan kepentingan publik.
(ADV)














