PATI, umbara.co.id – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati dari Partai NasDem, Didin Syafrudin, menilai dugaan pungutan buku menjadi momentum untuk memperkuat sistem pengawasan pendidikan di daerah.
Ia menegaskan, persoalan tersebut tidak boleh hanya dilihat sebagai kasus tunggal, melainkan sebagai indikasi perlunya evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pengawasan di sekolah.

“Ini harus jadi bahan evaluasi bersama. Jangan hanya fokus pada satu kasus, tapi lihat juga sistem pengawasannya sudah berjalan maksimal atau belum,” ujarnya.
Didin menekankan pentingnya peran aktif Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pati dalam melakukan monitoring secara berkala, agar potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini.
“Pengawasan harus dilakukan secara rutin dan menyeluruh. Jangan menunggu laporan baru bergerak,” tegasnya.
Ia juga mendorong adanya koordinasi yang lebih kuat antara DPRD, dinas terkait, dan pihak sekolah guna memastikan kebijakan pendidikan berjalan sesuai aturan.
“Kalau sistemnya kuat, maka potensi penyimpangan bisa diminimalisir. Ini yang harus kita dorong bersama,” pungkasnya.
(ADV)














