Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Peduli Dunia Olahraga, Suhartini Siap Jadi Penasihat Cabor

badge-check


					Peduli Dunia Olahraga, Suhartini Siap Jadi Penasihat Cabor Perbesar

Pati, umbara.co.id – Kepedulian terhadap nasib olahraga di Kabupaten Pati datang dari suara yang tak disangka: anggota DPRD. Setelah mendengar langsung keluh kesah para pengurus cabang olahraga (Cabor) dalam pertemuan bersama KONI dan Dinporapar, beberapa wakil rakyat menunjukkan niat untuk lebih dari sekadar mendengar – mereka siap terlibat.

Salah satunya, Dra. Hj. Suhartini, Anggota Komisi D DPRD Pati, menyatakan secara terbuka bahwa ia bersedia jika diminta menjadi dewan penasihat salah satu Cabor.

“Kalau ada apa-apa, nanti bisa saya sampaikan ke teman-teman dewan yang lain, bahkan sampai ke Banggar,” ucap Suhartini dengan nada serius tapi penuh empati.

Baginya, menjadi penasihat bukan sekadar jabatan formal. Ia ingin kehadirannya bisa membawa semangat baru bagi para pengurus dan atlet. “Supaya teman-teman Cabor ini lebih semangat lagi untuk berlomba,” lanjut politisi Fraksi PDIP ini.

Namun Suhartini tak menutup mata terhadap realita di lapangan. Minimnya anggaran, kata dia, menjadi salah satu kendala utama yang membelit banyak cabang olahraga. Ia mencontohkan Cabor panahan, yang memerlukan peralatan mahal.

“Panahan itu mahal ya, Mas. Satu alat bisa Rp10 juta. Kalau kebutuhan seperti itu nggak tercukupi, ya bagaimana mereka bisa latihan optimal?” keluhnya.

Dengan nada prihatin, Suhartini menekankan pentingnya perhatian lebih terhadap sarana dan prasarana olahraga. Tanpa itu, menurutnya, jangan berharap muncul prestasi dari para atlet lokal.

“Kalau sarprasnya nggak ada, ya kasihan. Gimana mereka mau berprestasi dan membawa nama baik Pati?” tandasnya.

Kini, harapan baru menyala. Jika dukungan moral dan politik dari dewan bisa bersinergi dengan kerja keras para pelatih dan atlet, masa depan olahraga Pati bisa jauh lebih cerah.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial