Menu ✖

Mode Gelap
DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027 Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

Advertorial

Petani Gunungwungkal Butuh Pasar, DPRD Pati Dorong Fasilitas Penunjang Ekonomi Lokal

badge-check


					Petani Gunungwungkal Butuh Pasar, DPRD Pati Dorong Fasilitas Penunjang Ekonomi Lokal Perbesar

PATI, umbara.co.id – Melimpahnya hasil buah di Kecamatan Gunungwungkal belum sepenuhnya berdampak pada kesejahteraan petani. Pasalnya, hingga kini para petani masih kesulitan memasarkan hasil kebun mereka secara langsung.

Aspirasi tersebut mengemuka dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Gunungwungkal. Warga mengusulkan adanya pembangunan pasar tradisional agar hasil panen bisa dijual di wilayah sendiri tanpa harus bergantung pada pasar di luar kecamatan.

Menanggapi hal itu, anggota DPRD Kabupaten Pati, Eko Kuswanto, menyatakan dukungannya dan mendorong pemerintah daerah untuk memfasilitasi pembangunan pasar tersebut.

“Potensi buah di Gunungwungkal sangat besar, tetapi petani masih kesulitan menjual langsung. Selama ini mereka bergantung pada pasar di luar daerah,” ujarnya.

Menurut Eko, keberadaan pasar tradisional akan memberikan banyak manfaat, tidak hanya bagi petani, tetapi juga bagi perputaran ekonomi masyarakat secara keseluruhan. Pasar dinilai mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi yang menggerakkan roda perekonomian desa.

Ia menambahkan, tanpa dukungan sarana perdagangan yang memadai, potensi pertanian yang besar tidak akan memberikan nilai tambah maksimal bagi masyarakat.

“Kalau ada pasar di tingkat kecamatan, petani bisa menjual hasilnya dengan lebih mudah dan harga yang lebih stabil,” jelasnya.

Eko juga menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut agar tidak berhenti di tahap perencanaan, melainkan bisa direalisasikan oleh pemerintah daerah.

Bagi warga Gunungwungkal, pembangunan pasar tradisional menjadi harapan besar untuk meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memaksimalkan potensi buah yang selama ini menjadi unggulan wilayah mereka.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPRD Pati Pastikan 61 Desa Masuk Persiapan Pilkades Serentak 2027

3 Oktober 2026 - 13:20 WIB

Komisi D DPRD Pati Pastikan Polemik TK Pertiwi Tegalharjo Diselesaikan Lewat Mediasi

3 Oktober 2026 - 13:19 WIB

DPRD Pati: Ormas Harus Jadi Jembatan Aspirasi Masyarakat dan Pemerintah

3 Oktober 2026 - 13:18 WIB

Kenaikan Insentif RT/RW, DPRD Pati Soroti Kapasitas Fiskal Daerah

3 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Narso Dorong Pemerintahan Desa Lebih Terbuka dan Akuntabel

3 Oktober 2026 - 11:50 WIB

Trending di Advertorial