Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Berita

PMI Kabupaten Pati Tegaskan Komitmen Kemanusiaan dengan Ketulusan dan Akuntabilitas

badge-check


					PMI Kabupaten Pati Tegaskan Komitmen Kemanusiaan dengan Ketulusan dan Akuntabilitas Perbesar

Pati – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pati, dr. Atik Kusdarwati Sudewo, menegaskan bahwa tugas kemanusiaan harus dilaksanakan dengan ketulusan dan keikhlasan. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan dalam acara Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Pati Masa Bakti 2025-2030 di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (25/6).

“Semua ini sudah kita niatkan agar bermanfaat bagi masyarakat. Jabatan dan tanggung jawab saya jalani dengan senang hati, dan alhamdulillah, semua bisa berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut dr. Atik, semangat kemanusiaan yang dijalankan PMI tidak hanya terbatas pada bantuan saat bencana, tetapi juga dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat. “PMI Kabupaten Pati harus menjadi jembatan kasih dan kepedulian saat masyarakat dilanda krisis,” tegasnya.

Dalam acara yang juga dihadiri jajaran pengurus PMI Kabupaten Pati masa bakti 2025–2030 itu, Bupati Pati Sudewo memberikan arahan penting. Ia menekankan bahwa semangat pengabdian harus dilandasi ketulusan dan keikhlasan.

“Tugas ini berat, tetapi akan menjadi ringan bila dilaksanakan dengan semangat ketulusan dan keikhlasan,” ujar Bupati.

Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah PMI. Bupati mengingatkan bahwa PMI bukanlah organisasi yang berorientasi pada keuntungan, melainkan harus menjunjung tinggi nilai kegotong-royongan.

“Jangan sampai ada pembukuan ganda, jangan bermain-main soal keuangan, dan jangan memanfaatkan organisasi untuk kepentingan pribadi,” tandasnya.

Bupati juga mendorong penguatan peran relawan PMI hingga ke tingkat desa dan kelurahan, agar dapat lebih cepat merespons bencana dan kebutuhan darurat masyarakat. “Edukasi para relawan agar mereka benar-benar melaksanakan tugas demi kepentingan masyarakat,” pesannya.

Ia berharap PMI mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menangani persoalan sosial dan kemanusiaan. “Saya minta seluruh elemen masyarakat memberikan dukungan penuh kepada PMI agar mereka bisa mengoptimalkan tugas dan tanggung jawabnya,” pungkasnya.

Dengan semangat baru, PMI Kabupaten Pati menyatakan siap memberikan pelayanan terbaik dan menjawab berbagai tantangan kemanusiaan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial