Menu

Mode Gelap
Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal Bambang Susilo Dorong Pati Belajar dari Daerah Lain dalam Menyusun Regulasi CSR

Advertorial

Reses di Cluwak, Yoga Dermawan Tampung Keluhan BPJS PBI Dinonaktifkan

badge-check


					Reses di Cluwak, Yoga Dermawan Tampung Keluhan BPJS PBI Dinonaktifkan Perbesar

PATI, umbara.co.id – Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pati, Yoga Dermawan, menggelar reses Tahap I Tahun 2026 di Kecamatan Cluwak. Dalam kegiatan tersebut, persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi keluhan utama yang disampaikan masyarakat.

Yoga menjelaskan, reses merupakan sarana bagi anggota dewan untuk menyerap aspirasi langsung dari warga di daerah pemilihan. Melalui kegiatan ini, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara nyata.

“Reses ini untuk menampung aspirasi konstituen, khususnya masyarakat di Kecamatan Cluwak,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, banyak warga mengeluhkan kepesertaan BPJS kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tiba-tiba dinonaktifkan. Keluhan tersebut mencakup baik peserta PBI yang bersumber dari APBD maupun APBN.

“Keluhan yang paling banyak disampaikan adalah BPJS PBI yang dinonaktifkan tanpa pemberitahuan. Ini cukup membingungkan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Yoga, kondisi tersebut sering kali baru diketahui warga saat akan menggunakan layanan kesehatan. Akibatnya, mereka tidak dapat memperoleh pelayanan karena status kepesertaan sudah tidak aktif.

Menanggapi hal itu, ia mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa status BPJS agar tidak mengalami kendala saat membutuhkan layanan kesehatan. Pengecekan dapat dilakukan melalui aplikasi resmi BPJS atau dengan bantuan perangkat desa.

“Masyarakat perlu mengecek secara berkala, bisa lewat aplikasi BPJS atau melalui perangkat desa setempat,” tambahnya.

Ia menegaskan, seluruh aspirasi yang diterima dalam kegiatan reses akan menjadi bahan tindak lanjut dan akan disampaikan kepada pihak terkait agar segera dicarikan solusi.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kerugian Petani Tambak Tak Kalah dari Petani Padi, Muntamah Minta Pemerintah Bertindak

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Muntamah Desak Pemkab Pati Segera Beri Kompensasi Petani Tambak Korban Rob

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Narso: Evaluasi Pajak Daerah Kunci Menyelesaikan Berbagai Persoalan Retribusi

15 Juni 2026 - 20:50 WIB

Ketua Komisi A DPRD Pati Soroti Efektivitas Kerja Sama Pemkab dengan BPJS

15 Juni 2026 - 20:49 WIB

Bambang Susilo Nilai Belum Adanya Perda CSR Bikin Potensi Kontribusi Perusahaan Belum Maksimal

15 Juni 2026 - 20:48 WIB

Trending di Advertorial