Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Berita

RPJMD dan RKPD Dibahas, Pemkab Pati Tekankan Sinergi Lintas Sektor

badge-check


					RPJMD dan RKPD Dibahas, Pemkab Pati Tekankan Sinergi Lintas Sektor Perbesar

Pati — Pemerintah Kabupaten Pati menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026, dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, perwakilan organisasi wanita, forum anak, kelompok nelayan, kelompok tani, serta elemen masyarakat lainnya.

Forum ini menjadi wadah strategis untuk menghimpun aspirasi masyarakat terkait arah pembangunan daerah. Melalui musyawarah ini, Pemkab Pati berharap mendapat masukan, saran, dan pendapat dari berbagai kalangan guna menyempurnakan rancangan RPJMD dan RKPD sebelum ditetapkan sebagai dokumen final, serta menjadi bahan utama dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RPJMD yang akan dibahas bersama DPRD Kabupaten Pati.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pati, Muhtar, menjelaskan bahwa seluruh hasil musyawarah ini akan dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani bersama Bupati Pati, H. Sudewo, ST, MT.

“Dalam rangka penyempurnaan untuk menjadi rancangan akhir yang berikutnya nanti akan menjadi bahan pokok untuk menyusun Raperda RPJMD Kabupaten Pati untuk dibahas dan disepakati bersama dengan DPRD,” ujar Muhtar.

Sementara itu, Bupati Pati H. Sudewo, ST, MT menegaskan pentingnya musyawarah ini untuk membangun kesepahaman lintas sektor dalam menyusun kebijakan pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa target utama dari Musrenbang kali ini adalah peningkatan Indeks Kinerja Utama (IKU).

“Target kami dalam Musrenbang ini adalah untuk peningkatan indeks kinerja utama sebagaimana yang dijelaskan oleh BAPPERIDA tadi,” ungkap Bupati Sudewo.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa kebijakan pembangunan yang diambil akan difokuskan pada sektor-sektor strategis, antara lain infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, pertanian, dan perikanan. Untuk RKPD tahun 2026, penanganan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas utama.

“Ada kebijakan-kebijakan yang saya ambil, utamanya adalah soal infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, pertanian, perikanan, dan lain sebagainya,” tambahnya.

Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Pati berharap dapat menerima berbagai saran dan masukan konstruktif dari masyarakat demi terwujudnya pembangunan yang partisipatif dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial