PATI, umbara.co.id – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digagas pemerintah pusat sebagai upaya memperkuat ekonomi masyarakat desa ternyata belum sepenuhnya berjalan di Kabupaten Pati. Hingga saat ini, masih ada puluhan desa yang belum merealisasikan pembangunan koperasi tersebut.
Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Suharmanto, mengungkapkan bahwa pelaksanaan program KDMP di sejumlah desa masih menghadapi berbagai hambatan. Akibatnya, target pembentukan koperasi di seluruh desa belum dapat tercapai secara optimal.
Menurutnya, pemerintah desa sebenarnya memiliki komitmen untuk mendukung program tersebut. Namun, beberapa persoalan teknis di lapangan membuat proses pembangunan belum bisa dilakukan secara serentak.
“Masih ada desa yang belum bisa merealisasikan pembangunan KDMP. Ini perlu menjadi perhatian bersama agar target pemerintah pusat bisa tercapai,” ujar Suharmanto.
Ia menilai keberadaan KDMP sangat penting karena dirancang sebagai wadah penguatan ekonomi masyarakat desa. Melalui koperasi tersebut, berbagai potensi ekonomi lokal diharapkan dapat dikelola secara lebih profesional dan memberikan manfaat langsung bagi warga.
Politisi Partai Demokrat itu berharap desa-desa yang belum memulai pembangunan dapat segera menyelesaikan kendala yang ada. Dengan begitu, manfaat program bisa segera dirasakan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa.
“KDMP ini memiliki tujuan yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak perlu mendukung agar program ini berjalan sesuai harapan,” tandasnya.
(ADV)














