Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Suhartini: “Kapitasi Harus Kembali ke Layanan dan Kesejahteraan Petugas”

badge-check


					Suhartini: “Kapitasi Harus Kembali ke Layanan dan Kesejahteraan Petugas” Perbesar

PATI, umbara.co.id – Suasana hangat namun sibuk menyambut kedatangan Komisi D DPRD Kabupaten Pati di Puskesmas Gembong dan Tlogowungu. Di antara percakapan hangat, tawa kecil, dan keluhan yang terselip ragu, satu harapan muncul dari para tenaga kesehatan: fasilitas yang lebih baik, agar mereka bisa bekerja lebih maksimal.

Dra. Hj. Suhartini, Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, tampak serius menyimak cerita petugas puskesmas yang sehari-hari harus bergantian memakai laptop karena keterbatasan perangkat. Bukan perkara mewah, hanya soal alat kerja yang seharusnya menjadi hal mendasar.

“Waktu saya tanya, mereka jawab butuh laptop. Tapi ya solusinya masih bergantian dengan karyawan lain. Ini tentu harus jadi perhatian,” kata Suhartini, usai melakukan sidak ke dua puskesmas tersebut.

Sidak ini bukan semata mengecek ruangan atau ketersediaan obat. Ada tujuan lebih besar: memastikan suara para tenaga kesehatan tak berhenti di ruang pelayanan, tapi sampai ke meja pengambil keputusan.

Ia pun menegaskan bahwa pemanfaatan dana kapitasi perlu diarahkan dengan cermat. Kapitasi bukan sekadar angka di laporan, tapi modal untuk tumbuh menyejahterakan staf, melengkapi sarana, dan perlahan-lahan membangun pelayanan yang ideal.

“Kalau semua PO dari Puskesmas Gembong dan Tlogowungu bisa terpenuhi, dana kapitasi itu bisa dimaksimalkan untuk pengembangan. Supaya pelayanannya terus membaik dan karyawan juga makin sejahtera,” tuturnya.

Tak berhenti di situ, Suhartini punya harapan lebih besar: agar Puskesmas Gembong bisa menjadi unit pelayanan yang terpadu, dari administrasi hingga penanganan pasien. “Supaya semuanya bisa lebih cepat, lebih mudah untuk masyarakat,” ujarnya.

Langkah Komisi D DPRD Pati menyambangi puskesmas demi puskesmas mungkin terlihat sederhana. Tapi dari sinilah suara-suara kecil itu diserap, dicatat, dan diupayakan. Karena kesehatan masyarakat tak cukup dengan niat baik ia perlu diwujudkan lewat fasilitas, perhatian, dan kebijakan yang berpihak.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial