Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Advertorial

Suhartini: “Kapitasi Harus Kembali ke Layanan dan Kesejahteraan Petugas”

badge-check


					Suhartini: “Kapitasi Harus Kembali ke Layanan dan Kesejahteraan Petugas” Perbesar

PATI, umbara.co.id – Suasana hangat namun sibuk menyambut kedatangan Komisi D DPRD Kabupaten Pati di Puskesmas Gembong dan Tlogowungu. Di antara percakapan hangat, tawa kecil, dan keluhan yang terselip ragu, satu harapan muncul dari para tenaga kesehatan: fasilitas yang lebih baik, agar mereka bisa bekerja lebih maksimal.

Dra. Hj. Suhartini, Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, tampak serius menyimak cerita petugas puskesmas yang sehari-hari harus bergantian memakai laptop karena keterbatasan perangkat. Bukan perkara mewah, hanya soal alat kerja yang seharusnya menjadi hal mendasar.

“Waktu saya tanya, mereka jawab butuh laptop. Tapi ya solusinya masih bergantian dengan karyawan lain. Ini tentu harus jadi perhatian,” kata Suhartini, usai melakukan sidak ke dua puskesmas tersebut.

Sidak ini bukan semata mengecek ruangan atau ketersediaan obat. Ada tujuan lebih besar: memastikan suara para tenaga kesehatan tak berhenti di ruang pelayanan, tapi sampai ke meja pengambil keputusan.

Ia pun menegaskan bahwa pemanfaatan dana kapitasi perlu diarahkan dengan cermat. Kapitasi bukan sekadar angka di laporan, tapi modal untuk tumbuh menyejahterakan staf, melengkapi sarana, dan perlahan-lahan membangun pelayanan yang ideal.

“Kalau semua PO dari Puskesmas Gembong dan Tlogowungu bisa terpenuhi, dana kapitasi itu bisa dimaksimalkan untuk pengembangan. Supaya pelayanannya terus membaik dan karyawan juga makin sejahtera,” tuturnya.

Tak berhenti di situ, Suhartini punya harapan lebih besar: agar Puskesmas Gembong bisa menjadi unit pelayanan yang terpadu, dari administrasi hingga penanganan pasien. “Supaya semuanya bisa lebih cepat, lebih mudah untuk masyarakat,” ujarnya.

Langkah Komisi D DPRD Pati menyambangi puskesmas demi puskesmas mungkin terlihat sederhana. Tapi dari sinilah suara-suara kecil itu diserap, dicatat, dan diupayakan. Karena kesehatan masyarakat tak cukup dengan niat baik ia perlu diwujudkan lewat fasilitas, perhatian, dan kebijakan yang berpihak.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial