Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Berita

Tim 8” Bentukan Bupati Pati Sudewo Kini Disebut Tak Lagi Ada, Pansus DPRD Ungkap Jejak Pengaruhnya

badge-check


					Tim 8” Bentukan Bupati Pati Sudewo Kini Disebut Tak Lagi Ada, Pansus DPRD Ungkap Jejak Pengaruhnya Perbesar

Pati – Keberadaan Tim 8, kelompok khusus bentukan Bupati Pati Sudewo yang sempat disebut sangat berpengaruh dalam pengambilan kebijakan pemerintahan Kabupaten Pati, kini disebut sudah tidak ada lagi.

Padahal, Tim 8 sebelumnya dikenal memiliki peran besar dalam roda pemerintahan daerah. Tim ini bukan berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN), melainkan terdiri dari orang-orang luar pemerintahan yang dikenal sebagai pendukung Sudewo saat Pilkada Pati 2024.

Peran dan eksistensi Tim 8 terungkap dalam Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Pati saat memeriksa Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Jumat (3/10/2025). Dalam rapat tersebut, Chandra mengakui bahwa Bupati Sudewo lebih sering berkoordinasi dengan Tim 8 dalam pengambilan keputusan penting dibandingkan berkomunikasi langsung dengannya sebagai wakil bupati.

“Kalau operasionalnya seperti apa, saya tidak paham, Pak. Tugas dan fungsinya mestinya berkoordinasi dengan Pak Bupati. Selama ini belum, baiknya sekarang sudah tidak ada,” ujar Chandra di hadapan anggota Pansus.

Chandra menyebut hanya mengenal sebagian anggota Tim 8, di antaranya Torang Manurung, Narwi, Agus Eben, Tono, dan Subur. Ia mengaku tidak mengetahui secara lengkap siapa saja anggota lainnya maupun bagaimana struktur kerja tim tersebut.

Sementara itu, Ketua Pansus Hak Angket DPRD Pati Teguh Bandang Waluyo mengatakan, pihaknya banyak menerima informasi bahwa Tim 8 memiliki peran besar dalam sejumlah kebijakan strategis Pemerintah Kabupaten Pati.

“Mereka bahkan kerap hadir dalam rapat resmi bersama kepala OPD, duduk sejajar dengan pejabat pemerintah. Ini menunjukkan posisi mereka cukup penting dalam pengambilan keputusan,” terang Teguh Bandang.

Meski kini Tim 8 disebut sudah tidak lagi berfungsi, jejak pengaruh kelompok tersebut dalam perjalanan pemerintahan Bupati Sudewo masih menyisakan tanda tanya besar. Terutama soal batas keterlibatan pihak non-ASN dalam urusan strategis pemerintahan daerah, yang kini tengah menjadi sorotan DPRD melalui mekanisme hak angket.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial