PATI, umbara.co.id – Harapan warga Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, agar jalan longsor di ruas Maitan–Kayen segera diperbaiki secara permanen kembali mengemuka. Kerusakan yang telah berlangsung lebih dari dua tahun dinilai sudah tidak bisa lagi hanya ditangani dengan langkah darurat.
Selama ini, masyarakat berupaya mengurangi risiko longsor dengan memasang jaring dan patok di tepi jalan secara swadaya. Namun, warga menyadari upaya tersebut hanya bersifat sementara dan tidak akan mampu menahan pergerakan tanah apabila hujan deras terus terjadi.
“Kami resah karena kondisinya makin parah. Kalau hujan deras, longsor bisa tambah melebar. Jadi warga inisiatif pasang jaring biar tidak semakin ambrol,” ujar Riana, salah seorang warga.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi Golkar, Jaza Khoerul Sofyan, menilai pemerintah daerah perlu menjadikan perbaikan jalan tersebut sebagai prioritas dalam penganggaran infrastruktur.
Menurutnya, kerusakan yang dibiarkan terlalu lama berpotensi menimbulkan kerugian yang lebih besar, baik dari sisi biaya perbaikan maupun keselamatan masyarakat.
“Kalau kerusakan ini terus dibiarkan, biaya penanganannya justru akan semakin besar. Karena itu saya mendorong agar perbaikan jalan Maitan–Kayen masuk skala prioritas sehingga bisa segera direalisasikan,” ujar Jaza.
Ia menambahkan, jalan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat di wilayah Kayen. Oleh sebab itu, pemerintah diharapkan segera mengalokasikan anggaran untuk pembangunan permanen agar masyarakat tidak lagi dihantui rasa khawatir saat melintas.
“Kehadiran pemerintah harus benar-benar dirasakan masyarakat. Infrastruktur yang menyangkut keselamatan pengguna jalan tidak boleh tertunda terlalu lama,” tandasnya.
(ADV)














