Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Advertorial

Fraksi PKS Setuju Raperda APBD Pati 2024, Tapi Ingatkan: Serapan Anggaran Bukan Segalanya

badge-check


					Fraksi PKS Setuju Raperda APBD Pati 2024, Tapi Ingatkan: Serapan Anggaran Bukan Segalanya Perbesar

PATI, umbara.co.id – Persetujuan diberikan, tapi evaluasi tetap jadi catatan penting. Itulah pesan yang disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kabupaten Pati, Narso, saat membacakan pendapat akhir fraksinya terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Dalam rapat paripurna yang digelar belum lama ini, Fraksi PKS menyatakan sepakat agar raperda tersebut segera disahkan menjadi Perda. Persetujuan itu diberikan setelah melalui serangkaian pertimbangan, termasuk mencermati tanggapan eksekutif atas pandangan fraksi-fraksi, serta hasil pembahasan mendalam di tingkat komisi.

“Kami pada prinsipnya menerima dan menyetujui Raperda ini untuk disahkan menjadi Perda,” ujar Narso. Namun, dia menegaskan bahwa catatan dari seluruh fraksi DPRD harus menjadi bagian penting yang tak boleh diabaikan.

Tak berhenti di situ, Fraksi PKS juga menyoroti pentingnya melihat pelaksanaan anggaran secara lebih dalam. Bagi PKS, keberhasilan tidak cukup diukur dari angka serapan anggaran yang tinggi semata. Justru yang lebih utama adalah seberapa besar dampaknya bagi masyarakat.

“Mutu pelayanan publik yang meningkat, program pembangunan yang tepat sasaran, dan kenaikan indeks kesejahteraan masyarakat, inilah tolok ukur yang sesungguhnya,” tambah Narso.

Fraksi PKS berharap, melalui raperda ini dan dengan berbagai catatan evaluatif yang ada, tata kelola pemerintahan Kabupaten Pati dapat terus diperbaiki ke depan. Mereka ingin agar proses perencanaan hingga pelaksanaan anggaran bisa lebih bermakna dan menyentuh kebutuhan nyata rakyat.

“Demikian pendapat akhir kami. Semoga menjadi dorongan untuk bersama-sama membenahi dan memperkuat arah pembangunan Kabupaten Pati yang lebih berkualitas dan berkeadilan,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial