Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Berita

Banjir Pati Terbaru, Warga Batangan Mengungsi Akibat Tanggul Jebol

badge-check


					Banjir Pati Terbaru, Warga Batangan Mengungsi Akibat Tanggul Jebol Perbesar

Pati — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pati selama tiga hari berturut-turut menyebabkan dua desa di Kecamatan Batangan terendam banjir, Jumat (24/10/2025). Sedikitnya tujuh ratus rumah warga di Desa Ketitangwetan dan Desa Raci tergenang air setelah dua titik tanggul Sungai Widodaren jebol akibat tak mampu menahan debit air yang tinggi.

Pada Jumat (24/10) pagi, air dengan ketinggian antara 30 hingga 60 sentimeter masih menggenangi permukiman warga di Desa Ketitangwetan. Banjir datang secara tiba-tiba sekitar pukul 04.00 dini hari, membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka.

“Banjir datang sekitar jam empat pagi, air langsung masuk ke rumah. Ini karena tanggul di dua titik jebol, nggak kuat nahan air dari atas. Setiap tahun memang sering jebol, tapi belum ada tanggul yang permanen,” ujar Supriyanto, salah satu warga setempat.

Menurut warga, banjir kali ini disebabkan oleh jebolnya dua titik tanggul Sungai Widodaren yang menerima limpahan air dari Pegunungan Kendeng Selatan. Debit air yang tinggi membuat tanggul tak mampu menahan tekanan, hingga akhirnya jebol dan menggenangi dua desa.

Akibat peristiwa tersebut, aktivitas warga lumpuh. Sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat yang berada di dataran lebih tinggi untuk menghindari banjir susulan.

Hingga Jumat siang, kedua titik tanggul yang jebol belum bisa diperbaiki karena debit air Sungai Widodaren masih tinggi dan akses menuju lokasi sulit dijangkau kendaraan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Pati segera melakukan perbaikan tanggul secara permanen. Mereka khawatir banjir serupa akan terus terulang setiap musim hujan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial