Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Advertorial

Endah Sri Wahyuningati: Pemkab Pati Tunjukkan Pengelolaan Keuangan yang Tertib

badge-check


					Endah Sri Wahyuningati: Pemkab Pati Tunjukkan Pengelolaan Keuangan yang Tertib Perbesar

Pati, umbara.co.id – Dalam suasana rapat paripurna yang berlangsung hangat dan penuh perhatian, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pati, Endah Sri Wahyuningati, menyampaikan pandangan yang cukup menyejukkan. Di tengah berbagai kritik dan saran yang muncul dari berbagai fraksi, Fraksi Golkar justru memberikan apresiasi terhadap kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Pati.

Menurut Endah, transparansi yang ditunjukkan Pemkab dalam menyampaikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2024 patut diapresiasi. Nilai SiLPA yang mencapai Rp262.192.117.000,00 bukan hanya angka semata, tetapi cerminan dari pengelolaan keuangan yang tertib, terarah, dan sesuai regulasi.

“Kami mencermati bahwa SiLPA tersebut sudah dipisahkan secara jelas antara yang terikat dan tidak terikat. Ini bukan hal kecil, ini mencerminkan bahwa pemerintah daerah bekerja dengan prinsip kehati-hatian dan akuntabilitas,” ujar Endah dengan nada optimistis.

Ia menambahkan, sikap terbuka pemerintah daerah dalam menyajikan data keuangan seperti ini menunjukkan iktikad baik dalam membangun sistem birokrasi yang bersih dan bertanggung jawab. Bagi Fraksi Golkar, hal tersebut menjadi fondasi penting dalam penyusunan kebijakan anggaran berikutnya.

Endah berharap, pola pengelolaan seperti ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan, agar keuangan daerah tidak hanya menjadi alat kelola fiskal, tetapi juga menjadi instrumen kepercayaan publik.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial