Menu

Mode Gelap
Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan Diskominfo Pati Sinkronkan Pokok Pikiran DPRD, Soroti Kebutuhan Anggaran Internet Kecamatan

Berita

“Harus Diisi!” Bupati Pati Tegaskan Lanjutkan Seleksi JPT yang Lama Kosong

badge-check


					“Harus Diisi!” Bupati Pati Tegaskan Lanjutkan Seleksi JPT yang Lama Kosong Perbesar

PATI — Polemik terkait seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kembali memanas. Setelah sebelumnya sempat diumumkan ditunda, Bupati Pati H. Sudewo, S.T., M.T. justru memutuskan untuk melanjutkan proses seleksi tersebut.

Langkah tersebut menuai sorotan tajam dari berbagai pihak, terutama dari Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati. Melalui ketuanya, H. Narso, Komisi A mendesak agar Bupati menunda pelaksanaan seleksi hingga situasi pemerintahan daerah dinilai lebih kondusif.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Narso, menilai keputusan Bupati untuk melanjutkan seleksi JPT terlalu tergesa-gesa. Menurutnya, Pemkab seharusnya menunggu hingga pembahasan di Panitia Khusus (Pansus) DPRD selesai.

“Pada saat paripurna terakhir, kami sudah menyampaikan agar rencana pengisian JPT ditunda. Kondisi di Pati belum kondusif, dan kami berharap menunggu sampai pansus selesai,” ujar Narso saat dikonfirmasi awak media, Rabu (15/10/2025).

Narso juga menegaskan bahwa meskipun secara prosedural Bupati tidak diwajibkan meminta izin kepada DPRD, koordinasi dan komunikasi antarlembaga tetap penting demi menjaga harmoni penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kami ini kan juga bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah. Sudah selayaknya ada koordinasi dengan DPRD sebelum melangkah,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sementara itu, Bupati Pati H. Sudewo memberikan tanggapan berbeda. Seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Baitunur Pati, ia menyatakan bahwa pengisian jabatan yang kosong sudah menjadi kebutuhan mendesak.

“Enggak ada DPRD enggak seperti itu, tidak Komisi A tidak seperti itu,” ujar Bupati Sudewo ketika dimintai tanggapan oleh awak media, Jumat (17/10/2025).

Ia menegaskan bahwa sejumlah posisi JPT di Pemkab Pati telah lama kosong dan kondisi tersebut tidak sehat bagi jalannya pemerintahan.

“Itu sudah kosong, kosong lama sekali. Enggak sehat kalau kosong, harus diisi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkab Pati dan Kemenkes Genjot Penanganan TBC, 120 Titik Cek Gratis Disiapkan

21 April 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Pati Salurkan Bantuan Puso Tahap II, Ribuan Petani Terima Stimulus Pemulihan

21 April 2026 - 20:43 WIB

Agama tidak Pernah Jahat: Refleksi atas Kasus Syekh Ahmad Al Misry

21 April 2026 - 18:14 WIB

Diskominfo Pati Gandeng Wartawan Bahas Pengelolaan Sampah Lewat FGD Gerakan Indonesia Asri

20 April 2026 - 21:11 WIB

Pemkab Pati Usulkan 379 Titik Pompanisasi untuk Hadapi Ancaman Kekeringan

20 April 2026 - 21:09 WIB

Trending di Advertorial