Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Jagung Berkualitas, Tapi Tak Ada Alat Pengering: Nasib Petani Pati Diperjuangkan DPRD

badge-check


					Jagung Berkualitas, Tapi Tak Ada Alat Pengering: Nasib Petani Pati Diperjuangkan DPRD Perbesar

Pati, umbara.co.id– Petani di Kabupaten Pati masih menghadapi tantangan besar dalam mengembangkan sektor pertanian, salah satunya karena kurangnya dukungan teknologi pertanian terbaru. Hal ini disampaikan langsung oleh anggota DPRD Pati Komisi B, Sudi Rustanto.

“Memang di Kabupaten Pati ini masih kekurangan teknologi alat pertanian terbaru ya, jadi perlu diperbarui karena kita masih tertinggal dari kabupaten lain,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan dewan.

Menurut Sudi, salah satu contoh yang paling terasa adalah minimnya alat pengering atau dryer, khususnya untuk komoditas jagung. Ia menjelaskan, cuaca yang tidak menentu sangat memengaruhi hasil panen, apalagi jika tidak ada alat pengering yang memadai.

“Dryer ini juga masih kurang, ya jadi petani kalau cuaca mendung bingung juga. Iklim sangat berpengaruh, dan ujung-ujungnya bisa berdampak ke harga jual jagung,” jelasnya.

Sudi menambahkan, jika petani bisa mengeringkan jagung hingga kadar air mencapai 14 persen, maka harga jual bisa lebih tinggi karena Bulog siap membeli dengan harga yang kompetitif.

“Kalau kadar air 14 persen, Bulog berani beli jagung Rp 5.500. Tapi ya itu tadi, kalau nggak ada dryer, susah juga,” tegas politisi dari Fraksi PDIP itu.

Dengan kondisi ini, Sudi berharap pemerintah daerah bisa lebih fokus memperhatikan kebutuhan petani, khususnya dalam hal penyediaan teknologi dan sarana pendukung.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial