PATI, umbara.co.id – Rencana renovasi Stadion Joyokusumo Pati menjadi stadion berstandar FIFA masih menunggu kepastian dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Keterbatasan dana disebut menjadi kendala utama proyek tersebut belum dapat direalisasikan tahun ini.
Wakil Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDIP, Samsi mengatakan, hasil koordinasi menunjukkan anggaran yang tersedia baru sekitar Rp65 miliar, sedangkan kebutuhan pembangunan stadion diperkirakan mencapai Rp150 miliar.

Menurutnya, dukungan penuh dari pemerintah pusat menjadi faktor penting agar proyek renovasi stadion dapat berjalan sesuai rencana.
“Karena anggaran berasal dari pusat, maka kepastian dukungan pemerintah pusat sangat menentukan kelanjutan pembangunan stadion ini,” katanya.
Samsi menilai pembangunan Stadion Joyokusumo harus dilakukan secara bertahap dan terukur agar tidak menimbulkan persoalan baru bagi daerah.
Ia juga mengingatkan bahwa renovasi stadion tidak hanya menyangkut bangunan utama, tetapi turut berdampak pada sejumlah fasilitas lain di kawasan stadion, termasuk Kantor KPU Kabupaten Pati dan Kantor KONI Pati.
“Semua harus dipersiapkan matang, mulai dari anggaran hingga relokasi fasilitas yang terdampak. Jangan sampai ada pelayanan publik yang terganggu,” ujarnya.
Komisi C DPRD Pati, lanjut Samsi, akan terus mengawal proses komunikasi dengan pemerintah pusat agar rencana renovasi Stadion Joyokusumo tetap memiliki kejelasan arah dan kepastian pelaksanaan di masa mendatang.
“Kami berharap ada solusi terbaik sehingga pembangunan stadion ini nantinya benar-benar bisa terealisasi dengan baik dan tidak membebani daerah,” tandasnya.
(ADV)














