PATI, umbara.co.id – Anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Golkar, Jaza Khoerusl Sofyan, menegaskan bahwa pengawasan terhadap pengadaan barang dan jasa (PBJ) harus dilakukan sejak tahap perencanaan dan penganggaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan program yang dijalankan pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Politisi asal Kecamatan Winong itu mengatakan, DPRD memiliki fungsi pengawasan yang mencakup berbagai tahapan pengadaan, termasuk saat penyusunan program dan alokasi anggaran.

Menurutnya, perencanaan yang baik akan menjadi fondasi utama bagi keberhasilan pelaksanaan program pemerintah daerah. Karena itu, DPRD perlu memastikan setiap kegiatan pengadaan selaras dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Pati.
“Program pengadaan harus tepat sasaran dan mampu mendukung prioritas pembangunan daerah. Jangan sampai anggaran yang sudah disiapkan justru digunakan untuk kegiatan yang kurang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Jaza menjelaskan, pengawasan sejak awal juga menjadi langkah pencegahan terhadap berbagai potensi permasalahan yang dapat muncul saat pelaksanaan proyek. Dengan perencanaan yang matang, kualitas pengadaan diharapkan semakin baik dan akuntabel.
Ia menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap rupiah anggaran yang digunakan dalam pengadaan barang dan jasa dapat memberikan hasil yang optimal bagi pembangunan daerah.
“Tujuan akhirnya adalah memastikan anggaran daerah digunakan secara efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
(ADV)














