PATI, umbara.co.id – Anggota Komisi C DPRD Pati dari Fraksi Golkar, Jaza Khoerusl Sofyan, menyoroti pentingnya penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang wajar dan sesuai kondisi pasar dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Menurutnya, HPS merupakan salah satu instrumen penting yang menentukan efisiensi penggunaan anggaran daerah. Karena itu, penyusunannya harus dilakukan secara profesional dan berdasarkan data yang valid.

Politisi asal Kecamatan Winong tersebut mengingatkan agar HPS tidak disusun secara asal-asalan maupun berlebihan. Sebab, kondisi itu dapat membuka peluang terjadinya pemborosan anggaran hingga praktik mark-up yang merugikan keuangan daerah.
“Penyusunan HPS harus logis dan sesuai harga pasar. Jangan sampai ada penggelembungan nilai yang berpotensi menimbulkan kerugian bagi daerah,” katanya.
Jaza menilai pengawasan terhadap kewajaran HPS menjadi bagian penting dari fungsi DPRD dalam mengawal pelaksanaan pengadaan barang dan jasa. Dengan HPS yang tepat, pemerintah dapat memperoleh barang maupun jasa dengan kualitas yang sesuai dan harga yang kompetitif.
Selain menjaga efisiensi anggaran, penyusunan HPS yang akurat juga dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pengadaan pemerintah.
“Pengadaan yang transparan dan akuntabel harus dimulai dari perencanaan yang baik, termasuk dalam penentuan HPS. Ini menjadi salah satu upaya untuk menjaga integritas pengelolaan anggaran daerah,” pungkasnya.
(ADV)














