PATI, umbara.co.id – Wakil Ketua II DPRD Pati dari Fraksi PKB, Bambang Susilo, meminta pemerintah daerah untuk terus mengutamakan penggunaan produk dalam negeri dalam setiap pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.
Menurutnya, kepatuhan terhadap ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tidak hanya menjadi kewajiban regulasi, tetapi juga bentuk dukungan nyata terhadap pertumbuhan industri nasional.

“Pengadaan pemerintah harus mampu menjadi penggerak ekonomi. Karena itu, penggunaan produk dalam negeri perlu terus didorong agar manfaatnya dapat dirasakan oleh pelaku usaha dan industri nasional,” katanya.
Bambang menjelaskan, belanja pemerintah memiliki nilai yang besar sehingga dapat menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing produk lokal. Dengan semakin banyak produk dalam negeri yang digunakan, maka peluang pertumbuhan usaha dan penyerapan tenaga kerja juga akan meningkat.
Ia menambahkan, DPRD memiliki peran untuk memastikan kebijakan penggunaan produk dalam negeri benar-benar diterapkan dalam proses pengadaan yang dilakukan pemerintah daerah.
Selain mendukung industri nasional, penerapan TKDN juga dinilai mampu memperkuat kemandirian ekonomi serta mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
“Pengadaan pemerintah seharusnya tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan proyek, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui pemberdayaan produk dan industri dalam negeri,” pungkasnya.
(ADV)














