Menu ✖

Mode Gelap
Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027 Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus Anggaran Infrastruktur Harus Tepat Sasaran, DPRD Pati Soroti Prioritas Pembangunan Jalan

Advertorial

Raperda PBJT di Pati Disebut Bentuk Tindak Lanjut Aturan Pemerintah Pusat

badge-check


					Raperda PBJT di Pati Disebut Bentuk Tindak Lanjut Aturan Pemerintah Pusat Perbesar

PATI, umbara.co.id – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) merupakan tindak lanjut dari rekomendasi pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut Ali, DPRD hanya menjalankan fungsi pembahasan terhadap usulan yang diajukan pemerintah daerah. Ia membantah anggapan bahwa DPRD menjadi pihak yang menggagas kebijakan pajak bagi pelaku UMKM.

“Perlu dipahami, ini berasal dari rekomendasi Kemendagri sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah,” ujarnya saat konferensi pers di Kantor DPRD Pati, Senin (25/5/2026).

Ali menjelaskan, dalam usulan yang diajukan pihak eksekutif tidak terdapat penambahan jenis pajak baru. Pembahasan yang dilakukan DPRD lebih menitikberatkan pada penyesuaian regulasi agar sinkron dengan aturan pemerintah pusat.

“Jangan sampai muncul persepsi bahwa DPRD tiba-tiba membuat kebijakan baru. Kami hanya membahas usulan yang diajukan eksekutif,” katanya.

Ia menambahkan, hingga kini pembahasan masih berada pada tahap awal sehingga belum ada keputusan final terkait besaran omzet maupun teknis penerapan pajak terhadap pelaku usaha kecil.

DPRD, lanjut Ali, juga akan membuka ruang dialog dengan berbagai pihak agar kebijakan yang dihasilkan nantinya tidak memberatkan masyarakat.

“Kami ingin semua dibahas secara terbuka dan hati-hati supaya kebijakan yang lahir tetap berpihak kepada masyarakat kecil,” pungkasnya.

(ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ali Badrudin: Insentif RT/RW Pati Naik Rp500 Ribu, Diusulkan Masuk APBD 2027

2 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Suwarno: BPD Harus Aktif Awasi Tata Kelola Pemerintahan Desa

2 Oktober 2026 - 14:37 WIB

Temuan di SPPG Harus Ditangani, DPRD Pati Minta Evaluasi Menyeluruh

2 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Abid Tekankan Prioritas Pembangunan Jalan Harus Sesuai Kondisi Lapangan

2 Oktober 2026 - 12:41 WIB

Komisi D DPRD Pati Dorong Pengawasan SPPG Diperketat, Jangan Tunggu Ada Kasus

1 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Trending di Advertorial